Postingan

MENERBITKAN BUKU SEMAKIN MUDAH DI PENERBIT INDIE

Gambar
MENERBITKAN BUKU SEMAKIN MUDAH DI PENERBIT INDIE Narasumber : Raimundus Brian P., S.Pd Moderator : Rosminiyati Hari ini pertemuan ke 18 signal telkomsel hilang dari jam 17. 00 sampe jam 20.40 entah ada gangguan apa, sudah terbayang di WAG pelatihan menulis bu Ros membuka acara dengan sapaannya yang khas, selalu memotivasi seluruh peserta. Perasaan jadi nano-nano (manis asam asin damai rasanya) menunggu signal benar-benar pekerjaaan yang menjenuhkan. Tugas resume otomatis tidak bisa dikerjakan tepat waktu, padahal enggan sekali mengakhirkan pekerjaan karena berimbas kepada kemalasan. Semangat menulis terkadang pasang surut butuh pupuk dan asupan motivasi biar terus subur, menulis memang kegiatan yang menyenangkan tapi juga kadang membosankan ketika tidak memiliki ide untuk menulis sebuah tulisan. Membaca dan menulis adalah kegiatan yang berhubungan karena untuk menghasilkan tulisan yang baik maka harus menjadi pembaca yang baik pula. Keinginan menerbitkan buku semakin menggelora setelah...

MENGENAL PENERBIT INDIE

Gambar
MENGENAL PENERBIT INDIE Narasumber  : Mukminin, S. Pd, M. Pd Moderator     : Aam Nurhasanah, S. Pd "Semua orang akan mati kecuali karyanya . maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak". Ali Bin Abi thalib Menulis merupakan kegiatan literasi paling sulit setelah mendengarkan dan membaca, tetapi semua orang bisa melakukannya . Menulis bukanlah bakat tetapi keterampilan yang membutuhkan latihan dan pembiasaan. Awal kali bergabung di BM WAGnya Omjay, menulis resume merupakan beban berat, mesti merangkai kata demi kata agar menjadi sebuah kaimat yang bisa difahami dan enak dibaca. Lama-lama akhirnya terbiasa juga membuat resume meskipun pembendaharaan kata masih sangat kurang, miskinnya literasi dan kurangnya membaca menjadi faktor dalam menulis. Keyakinan dalam hati selalu ada, dengan berjalannya waktu dan faktor biasa menulis akan menjadi kebutuhan yang harus dilakukan.   Malam ini tepat di hari Pahlawan, 10 November 2021,  memasuki ...

LANGKAH MENYUSUN BUKU SECARA SISTEMATIS

Gambar
LANGKAH MENYUSUN BUKU SECARA SISTEMATIS خَيرُ جَالِسٍ فِى الزَّمَانِ كِتَابٌ Sebaik-baiknya teman duduk disetiap waktu adalah buku Langkah kita semakin dekat untuk segera lulus dari pelatihan ini, serasa baru kemarin gabung di WAG nya Asuhan Omjay, kini sudah memasuki pertemuan ke 16. Ilmu yang di dapat dari belajar menulis ini sungguh luar biasa. Komunitas yang selalu memberikan aura positif, selalu memotivasi tanpa henti, berbagi ilmu meski tak di gaji. Terima kasih Omjay, bu Kanjeng dan seluruh narasuber belajar menulis PGRI. Nara sumber malam ini bapak Yulius Roma Patandean, S. Pd. lahir di Salubarani, Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja, 6 Juli 1984, Menyelesaikan pendidikan S1 pendidikan Bahasa Ibggris di Universitas Kristen Indonesia Toraja (2003-2007) dan pendidikan S2 di Institut Agama Kristen Negeri Toraja (2019-2021). Tahun 2007-2015 mengajar di SMAN 9 Tana Toraja, tahun 2009 m3njadi guru PNS dan mengajar di SMAN 3 Tana Toraja hingga tahun 2015, Tahun 2015 sampai sek...

KONSEP BUKU NON FIKSI

Gambar
Malam ini pertemuan ke 15 di WAG pelatihan belajar menulis, semangat menulis yang kadang pasang surut harus terus di pompa biar tidak kendor, suntikan gizi dan nutrisi dari para mentor pegiat literasi terus dikobarkan dan tak pernah lelah, namun ketika semangat berada di titik ter rendah susah untuk bangkit, obatnya ada pada diri sendiri, maukah berubah atau stagnan jalan ditempat. Dalam alqur'an اِنَّ اللهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَومٍ حَتَّى يُغَيِّرُ مَا بِأَنفُسِهِم Sesungguhnya Allah tidak akan merubah suatu kaum hingga mereka merubah dirinya sendiri (QS. Ar-Ra'd :11) Tuhan memberikan kesempatan untuk menjadi penentu perubahan, perubahan menuju kemajuan tidak datang secara cuma-cuma, untuk mencapai kemajuan semua orang harus melakukan perubahan dan untuk berubah harus datang dari diri sendiri.  Menyemangati diri sendiri merupakan cara terbaik untuk menghadapi kemalasan dalam menulis. Menyemangati diri sendiri itu tidak semudah yang dibayangkan, kadang perlu juga kita berbi...

Menyimpan batu

Gambar
Dulu ketika kecil Setiap kali akan bepergian selalu saja disarankan untuk menyimpan batu entah itu di masukin kantong baju, ataupun digenggam dalam kepalan tangan. Konon katanya bisa menghilangkan sakit perut ketika ingin buang air besar.  Entah apa hubungannya antara menyimpan batu dengan buang air besar, hal ini tidak bisa dibuktikan dengan penjelasan ilmiah dan masuk akal. Mitos ini begitu melekat, seperti sebuah budaya turun temurun dari nenek moyang sampai anak cicit, mungkinkah bisa disamakan dengan kearifan lokal  ? Entah lah, yang jelas hampir setiap orang tua memberikan saran seperti itu.  Walau kadang ada benarnya ketika tiba2 sakit perut dalam perjalanan, rasa mulas itu perlahan pergi, padahal mungkin itu hanya kebetulan semata.  Mitos menyimpan batu masih saja sering saya peraktekan sampai saat ini, meski percaya nggak percaya tapi ketika datang panggilan alam dan posisi jauh dari jamban replek akan mencari batu🤣.  Yang padahal mungkin hanya untuk m...

MENULIS BUKU TERBAIK PERPUSNAS

Gambar
  MENULIS BUKU TERBAIK PERPUSNAS Tidak terasa malam ini sudah masuk  pertemuan 14, serasa baru kemaren gabung di belajar menulis, waktu begitu cepat  satu bulan sudah saya bergabung dengan orang-orang hebat di komunitas ini, komunitas yang selalu saling menyemangati. Bergabung dengan grup belajar menulis membuat saya bertemu dengan orang yang satu passion, banyak senior di WAG ini yang selalu memotivasi untuk mengembangkan ide dalam menulis. "Menulis bukan untuk terkenal menulis untuk terkenang juga untuk menyimpam kenangan yang kapan pun bisa pudar". (Rosyidatul aulia). Itu salah satu alasan kenapa kita harus menulis, bukan agar terkenal, tetapi agar terkenang ketika kita sudah tiada. Terkenal dan Best Seller adalah bonus.   Terkadang rasa malas datang untuk melanjutkan membuat resume, ingin sekali menunda resume ini  apalagi ketika melihat kerjaan rumah yang menggunung, ketika anak mulai tantrum, ditambah kondisi badan kurang fit, semakin saja kemalasan itu me...

PUDING

Gambar
Puding Pentigraf Suatu hari Ima disuruh membuat puding dari bahan agar-agar fowder oleh Ani tetangga rumahnya untuk nyenack ketika kongkow depan rumah. Ina pun menyanggupi nya.  Bergegas Ima ke dapur untuk menyiapkan alat-alat. Setelah santan kelapa, gula, agar-agar, telur di tuang dalam panci, Ima pun siap menyalakan kompor lalu diaduk-aduk sampai mendidih.  Ima bingung kenapa puding belum juga mengeras, padahal dari tadi udah ngegolak dan diaduk rata. Karena kesal, panci yang berisi puding pun dibawa ke belakang rumah dan dibuang dibawah pohon pisang.  Sore harinya Ani bertanya tentang puding hasil olahan Ima. Kata Ima, udah aku buang di belakang habisnya kesel sih udah diaduk-aduk gak jadi aja.... Ani penasaran lalu mengajak Ima ke belakang melihat olahan puding yang dibuang Ima, setelah dilihat ternyata pudingnya mengeras dibawah pohon pisang.  Mutmainah