Postingan

Nania Sayang

Gambar
  Dia dilahirkan sekitar 2017 lalu, hampir berbarengan dengan key anakku  hanya berbeda beberapa bulan saja. Anaknya mulai masuk sekolah Pendidikan Taman Kanak-kanak, Ia masuk TK PGRI, sedangkan key masuk di Raudhatul Atfal, masih satu jenjang bedanya RA lebih memfokuskan anak untuk hafalan surat surat pendek.  Siang itu ibu dari Nania datang hanya sekedar ingin mencurahkan isi hatinya, Nania anaknya sering menangis karena lelucon teman TKnya, sekilas aku kok aneh yaa, kenapa bisa anak seumur 5 tahun bisa body shaming kepada teman seusianya. Nania sesekali diantar neneknya ke sekolah kadang ibunya jika tidak ada jam ngajar di sekolah , begitu ibunya bercerita. setiap malam sebelum tidur Nania cerita bagaimana teman2nya mentertawakan ketika Nania salah memakai seragam, atau ketika Nania mau mainan dan enggak dikasih sama teman temannya. Ibu Nania masih memaklumi usia anak dini masih belum ngerti apapun, jadi dia masih menanggapinya dengan santai.   Say..... Naina anaknya aktif yaa, aku

Lereng Cibolang

Gambar
Sabtu 30 Juli bertepatan dengan satu muharram tanggal merah di kalender, di rumah terasa bad mood saking banyaknya kerjaan jadi bingung apa yang mau dikerjakan dahulu. Daripada pusing memikirkan pekerjaan rumah yang tiada berakhir aku mengajak suami  jalan tanpa harus menguras kantong. Jembatan kaca Lereng Cibolang yang yang jadi tujuan kami, tempat yang lagi hits dikalangan tua muda, cocok untuk merefresh otak dan pikiran, juga pas untuk berswafoto dan tempatnya pun berada di salah satu sudut kafe.  Spot foto jembatan kaca yang Instagramable ini ada di Caffe Lereng Cibolang, Cinyiru, Banjarsari, Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten. Tidak begitu jauh dari rumah, hanya sekitar  9 sampai 10 KM perjalanan saja untuk sampai ke lereng Cibolang. Dengan modal masuk tempat swafoto Hanya delapan ribu saja perorang, kami puas untuk berfoto di dua spot yang aduhai memanjakan mata.  Berswafoto di jembatan kaca ini memicu jantung berdetak lebih cepat, saya berjalan perlahan lahan sambil pegangan

Self Healing

Gambar
Self healing akhir akhir ini menjadi trend, banyak status di Media sosial tentang healing. Status healing identik dengan bepergian, seperti jalan jalan ke pantai, mall, dan tempat rekreasi lainnya. Refreshing disamaartikan dengan healing. Status status yang memenuhi media sosial dengan caption healing dan beberapa foto selfie menunjukkan bahwa healing yang beredar di benak orang orang mengartikan dengan refresing. Tidak salah memang, ketika hati lagi jenuh, bad Mood kemudian pergi ke tempat wisata, bukankah itu juga proses penyembuhan diri ? Setelah pulang wisata otak kembali fresh.  Self healing menjadi pembahasan yang sering dibahas semenjak banyak orang yang peduli tentang kesehatan mental. Setiap membuka media sosial, sering kali melihat unggahan-unggahan dengan caption self healing. Tapi, sebenanarnya apa sih yang dimaksud dengan self healing?  Dalam bahasa Inggris self healing artinya penyembuhan diri sendiri. Self healing adalah sebuah proses penyembuhan luka batin yang menggang

Melepasmu Dalam Derai Air mata

Gambar
Sudah menjadi impianku untuk menyekolahkan anak di pesantren setelah lulus SD. Fardisa Fayyaz Elmumtaza, anak keduaku tahun ini lulus SD, pesantren menjadi pilihan untuk melanjutkan pendidikannya. Bukan tanpa alasan memasukkan anak ke pesantren, ditengah gempuran gadget yang tidak bisa lepas dari anak-anak zaman sekarang. Ketika sehari-harinya bermain terus dengan HP, terkadang lupa makan, apalagi salat dan ngaji, kalau tidak diingatkan sudah pasti dilupakan.  Adis begitu biasa dipanggil, anak laki-laki super aktif, yang jarang di rumah, setiap kali masuk rumah temannya sudah manggil manggil didepan , padahal baru saja masuk, jangankan makan dan mandi duduk pun belum suara temannya sudah riuh didepan rumah. Ingin rasanya marah marah, eh tapi itu anak orang yaa🤣, akhirnya Adis pula yang kena sasaran emaknya.  Hari ini jadwalnya Adis berangkat ke pesantren, tidak terlalu jauh dari rumah hanya satu jam perjalanan saja sudah sampai. Dari kemarin aku sudah mulai packing pakaian, handuk, ba

Sisi Gelap Virtual

Gambar
Bil, aku sayang banget sama kamu. Kata johan di aplikasi Whatsapp. Billa dan Johan dipertemukan di medsos, kenalan di game. Lanjut chattingan dan sering curhat hingga akhirnya nyaman dan berlanjut ke hubungan pacaran.  Bukan hanya billa dan johan yang ketemu lewat medsos lalu menikah. Banyak kasus terjadi seperti itu, pun banyak pula yang langgeng sampe punya anak.  Billa dan Johan pacaran secara virtual, Johan rajin banget kirim kirim fotonya, berbagai fose gantengnya ia kirim ke Bella. Tentu Bella senang dan bangga punya pacar ganteng juga mapan, sayangnya belum pernah ketemu secara langsung  bahkan diajak video call pun Johan selalu menolak.  Bella yang sudah terlanjur sayang dan hanyut dalam rayu manisnya Johan ingin sekali bertemu dan mendengar suara Johan yang macho sesuai foto yang sering dikirim. Bang.... Video call dong, aku pengen dengar suaramu. Kata Billa di chat WA. Nanti sayang belum waktunya, Johan menjawab. IGnya aja dong, kalo enggak voice note juga boleh bang.... Bill

Perjalanan Arni

Gambar
  Selepas menikah Arni beserta suami tinggal dikomplek perumahan. Rumah petak meski kecil tapi cukup membuat Arni nyaman. Kini Arni resmi menjadi Seorang istri, biasanya Arni hanya mencuci baju sendiri kini ia harus berjibaku mencuci pakaian suaminya, masak, beres beres rumah sendiri. Alhamdulillah Arni mampu melakukannya sendiri.  Toni suaminya bukanlah orang kaya, ia hanya pegawai serabutan yang gajinya dibawah UMR, Arni tidak pernah protes ia menerima berapapun yang dikasih suami tercinta. Arni tidak kaget dengan perihnya hidup, ia terbiasa hidup susah dan mandiri. Seberat apapun cobaan hidup Arni tidak pernah cerita kepada siapa pun termasuk keluarganya.  Tiga bulan berlalu, Arni dinyatakan positif hamil, tentu saja ia sangat bahagia, dengan usia yang masih belia ia akan menjadi seorang ibu. Meskipun sedikit pendiam Arni aktif ikut kegiatan yang ada disekitar rumahnya. Sore hari Arni berolahraga dengan para tetangga. Arni suka poly, setiap sore Arni poly dengan para tetangga dilapa

Adab dan Ilmu

 Alarm membuyarkan mimpi indah Riana, bergegas ia bangun dari mimpi panjangnya seraya melihat jam dinding yang menempel disudut kamar. Waah sudah jam lima kurang niih, lirih Riana. Riana langsung ke kamar mandi membersihkan diri kemudian melaksanakan solat subuh, lalu bersiap siap untuk pergi ke sebuah tempat dengan sahabat sahabatnya. Janji ketemu di terminal, kemudian lanjut naik angkot menuju kota kabupaten, disana beberapa teman sudah menunggu.  Riana beserta sahabatnya Tina, Irma dan desi, melanjutkan perjalanan menuju stasiun. Kota tua yg mereka tuju, mumpung masih libur sekolah, sebab kalo sudah masuk kegiatan kembali padat merayap dan tidak bisa berkelana kesana kemari. Kereta transit di stasiun Tanah Abang, kemudian lanjut naik kereta arah kota, namun harus transit di Manggarai, dari Manggarai naik kereta kembali menuju stasion kota.  Tiba di stasiun kota sekitar pukul 11 siang, Riana dan teman-temannya mencari makan untuk mengisi tenaga, dan ternyata dari stasiun kota tidak m